PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Peristiwa kebakar yang terjadi di workshop PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang berada di Taba Lagan desa Jum’at yang terjadi pada Kamis (25/03/2021) siang. Dengan kejadian tersebut pihak media massa Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) yang berniat melakukan liputan, tidak diperbolehkan oleh pihak PT HKI.

Diakui Herri Sutriansya anggota PWI Benteng dari media RBTV, kejadian kebakaran teng penampung bahan bakar di workshop PT HKI. Anggota PWI tersebut dimana sebelumnya telah mendapat izin dari Candra Irawan selaku koordinator Humas PT HKI di tempat kejadian saat dirinya ingin mengambil gambar tidak diperbolehkan oleh karyawan PT HKI dimana anggota PWI tersebut dicegal dan tidak diperbolehkan masuk untuk melakukan liputan.

“Sebelumnya saya sudah memintak izin kepada pihak HKI dan diperbolekan untuk liputan,” terang Herri Sutriansya anggota PWI Benteng

Herri juga menambahkan, dirinya hanya diperbolehkan mengambil gambar dari luar pintu gerbang workshop PT HKI yaitu dari seberang jalan. Melihat kondisi hanya asap hitam yang mengepul dan tidak ada perubahan, dirinya lantaran pergi ke rumah warga untuk beristirahat.

“Ada dua orang karyawan HKI yang menggunakan rompi HKI dan helem perusahan yang melakukan pencegahan. Semua sudah saya jelaskan, saya sudah mendapat izin untuk melakukan liputan. Saat di rumah warga tiba-tiba api membesar, dan saya berniat mengambil gambar dari dekat. Yaitu dari pintu gerbang, saat itu kebetulan petugas tadi juga sedang tidak ada,” jelasnya.

Kata Herri, dirinya yang mengambil gambar dari depan gerbang tiba-tiba dirinya didatangi kembali oleh karyawan HKI dan melarang untuk liputan, karyawan HKI juga meminta agar dirinya menghapus video yang diambil dan segerah pergi dari lokasi.

“Sementara untuk gambar sendiri, saya hanya mendapatkan video amatir,” tutupnya.

Sementara dari peristiwa kebakaran tengki penampung bahan bakar PT HKI tersebut diperkirakan dari percikan api yang belum diketahui sumbernya. Tidak ada korban jiwa namun satu orang petugas dari Damkar Benteng mengalami cidera ringan akibat siraman minyak panas. Dan api dapat dipadamkan setelah 3 unit mobil kebakar dikerahkan. [Hendri Suwi]