Tampak Kejari Lebong menerima penitipan uang pengganti sebesar Rp1,3 Miliar lebih terkait kasus dugaan korupsi di Sekretariat DPRD kabupaten Lebong

PedomanBengkulu.com, Lebong – Penanganan perkara terkait Tunggakan Ganti Rugi (TGR) di Sekretariat DPRD Lebong tahun anggaran 2016, senilai Rp. 1.353.217.500 memasuki babak baru. Teranyar, Kamis (18/03/2021) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong, Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) menerima penitipan uang pengganti sebesar Rp. 1.353.217.500. Uang titipan tersebut terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi, pada Sekretariat DPRD kabupaten Lebong tahun anggaran 2016.

“Uang ini diserahkan langsung saudara TR selaku Ketua DPRD Lebong tahun 2016,” ungkap Kajari Lebong Arief Indra Kusuma Adhi dalam konferensi pers di Aula Kejari Lebong Kamis (18/03/2021) siang.

Ditegaskan Arief, bahwa dalam penanganan kasus ini, masih dalam tahap penyidikan dan terkait uang tersebut diduga merupakan hasil tindak pidana korupsi pada Sekretariat DPRD Kabupaten Lebong Tahun Anggaran 2016.

“Bahwa terkait penyelamatan keuangan negara ini akan kami laporkan secara berjenjang kepada pimpinan di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Bengkulu,” lanjutnya.

Dilanjutkan Arief, bahwa terkait dengan uang tersebut, akan dititipkan pada Lembaga Keuangan atau Bank setempat dan tetap dalam pengawasan Tim Penyidik. Bahkan dalam kesempatan tersebut, Kajari Lebong memastikan bahwa penyidikan perkara korupsi di Sekretariat DPRD Lebong tersebut tetap akan dilanjutkan penanganannya. Sekaligus mematikan kepada awak media, bahwa pihaknya akan terbuka dalam penanganan kasus tersebut.

“Perkara penyidikan perkaranya tetap dilanjutkan, terkait perkembangan penanganan perkara ini akan tetap kami sampaikan kepada media pada kesempatan selanjutnya,” demikian Arief. [Supriyadi]