PedomanBengkulu.com, Lebong – Dalam rangka mewujudkan Kabupaten Lebong yang bahagia dan sejahtera, tentunya diperlukan kerja keras oleh pemangku kebijakan dan seluruh OPD yang ada. Adanya keterbatasan anggaran pada APBD Lebong, membuat Bupati Lebong Kopli Ansori bergerak cepat melobi pemerintah pusat, dengan target mendapatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022 melalui sejumlah kementerian terkait. Kurang lebih selama enam hari kerja, sejak Senin (29/3/2021) Bupati Lebong Kopli Ansori secara intens didampingi pejabat Bappeda Lebong. Kemudian untuk koordinasi dan audiensi dengan Kementerian didampingi secara bergantian pejabat dari Dinkes, DKP, Dispertan dan DPUPRP Lebong.

Berdasarkan data yang dirilis Bagian Keprotokolan Setda Lebong, untuk hari pertama Senin (29/3/2021) Bupati Lebong Kopli Ansori baru tiba di Jakarta langsung berkoordinasi dengan anggota DPR-RI perwakilan Provinsi Bengkulu, Dewi Qoryati. Kemudian dilanjutkan hari kedua ke Kementerian Pertanian (Kementan) RI langsung audiensi dengan Dirjen Holtikultura didampingi Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Dinas Pertanian (Dispertan). Selanjutnya hari ketiga didampingi Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebong, Bupati Kopli melakukan audiensi dengan Sekjen Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Kemudian pada hari yang keempat, Bupati Lebong Kopli Ansori bersama OPD teknis mengadakan audiensi dan berkoordinasi ke Komisi V DPR RI. Sedangkan hari kelima, bersama OPD teknis melakukan audiensi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Selanjutnya, hari keenam didampingi Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (DPUPRP) Lebong, Bupati Kopli melaksanakan audiensi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) RI.

Dikatakan Kopli Ansori, agenda audiensi dan koordinasi tersebut, untuk membangun komunikasi dengan Pemerintah Pusat. Setidaknya anggaran yang ada di pusat dapat dikucurkan ke Kabupaten Lebong melalui DAK tahun 2022. Apalagi, semenjak pandemi Covid-19 banyaknya refocusing anggaran yang juga berdampak pada percepatan pelaksanaan program daerah. Dirinya juga berharap, langkah dan semangat yang ia tunjukkan tersebut, juga diikuti seluruh Kepala OPD dalam lingkup Pemkab Lebong.

“Seluruh pejabat Lebong harus sadar, DAU pada APBD Lebong sangat kecil dibandingkan dengan daerah lain. Untuk menutupi itu, kita harus kejar anggaran pusat melalui DAK sejumlah kementerian,” sampai Bupati Lebong Kopli Ansori
Selasa (6/4/2021) siang.

Untuk mendapatkan kucuran DAK tahun 2022 secara maksimal, Kopli berharap langkah-langkah itu dapat diikuti seluruh OPD-OPD lainnya. Bahkan dirinya mendorong seluruh OPD dapat melaksanakan audiensi dan membuka komunikasi dengan sejumlah kementerian, dengan catatan program yang akan diajukan sejalan dengan program pusat, untuk diterapkan di Kabupaten Lebong.

“Untuk menciptakan Lebong Bahagia dan Sejahtera, kita memang harus kejar anggaran DAK pusat, karena APBD kita sangat terbatas. Silakan buka komunikasi intens dengan kementerian, supaya tahun 2022 mendatang Kabupaten Lebong mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah pusat. Kepala OPD harus bisa kejar dana pusat, jangan hanya menghabiskan anggaran dinas luar saja, tetapi memang untuk membuka komunikasi agar DAK turun ke Kabupaten Lebong,” tutupnya.[Supriyadi]