PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bengkulu Dr. KH. Zulkarnain Dali, M.Pd mengecam keras aksi yang dilakukan oleh seorang terduga teroris yang terjadi di Markas Besar (Mabes) Polri, Rabu (31/3).

“Saya menghimbau kepada seluruh mayarakat Bengkulu khususnya masyarakat Nahdlatul ulama dan masyarakat umat beragama lainnya untuk tetap waspada dan selalu menjaga keamanan, serta tidak perlu panik atas kejadian tersebut serahkan kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus tersebut,” terang Dr. KH. Zulkarnain Dali, M.Pd, Kamis (1/4).

Beliau menambahkan menjaga toleransi antar umat merupakan jalan untuk mencapai perdamaian hidup rukun antar sesama umat beragama. Tidak ada satu agamapun yang membenarkan aksi kekerasan seperti teror yang terjadi dalam beberapa hari ini di Indonesia. Semoga Indonesia tetap damai dalam bingkai toleransi antar umat beragama.

Zulkarnain juga menegaskan tidak ada agama yang membenarkan kekerasan, sehingga penyerangan terhadap Markas Besar Kepolisian RI harus dikutuk keras.

“Penyerangan terhadap institusi negara, pengayom masyarakat, dan bagian dari penegak hukum; menggunakan dalil apa pun tidak bisa dibenarkan,” kata Zulkarnain pula.

Siapa pun yang melakukan aksi kekerasan, apalagi tindakan teror dengan mengatasnamakan agama, dirinya memastikan tindakan tersebut bukan berdasarkan ajaran agama. Sebab, agama apa pun secara tegas melarang segala bentuk kekerasan, apalagi aksi teror. [Kucir.06/Rilis]