PedomanBengkulu.com, Seluma – Kapal tongkang beserta kapal penarik TB Anugrah 12, terpaksa mendarat darurat di peraian desa Pasar Seluma kecamatan Seluma Selatan pada kamis (1/4/2021) pagi. Kapal yang membawa satu orang nahkoda serta sebelas orang anak buah kapal (ABK) tersebut, mengalami kerusakan mesin saat berada di laut.

Informasi yang dihimpun, kapal tersebut awalnya bergerak dari pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu setelah melakukan bongkar muat, dan berencana untuk kembali ke pelabuhan Teluk Bayur Sumatera Barat. Namun saat diperairan Pasar Seluma mesin kapal mati, dan membuat kapal terjebak di tengah lautan. Kondisi juga semakin mempersulit dan membahayakan para awak kapal, karena cuaca buruk disertai badai yang terjadi di lautan.

“Kejadiannya sejak pukul 04.00 pagi tadi, warga melihat kapal ini berhenti, kemudian ramai ramai memberikan pertolongan, sehingga nahkoda beserta anak buah kapal berhasil dibawa ke daratan,” jelas Kepala Desa Pasar Seluma, Hertoni.

Petugas dari Polres Seluma, Pos Lanal, dan Basarnas Bengkulu juga turun ke lokasi untuk membantu mengevakuasi para pelaut tersebut. Setelah berhasil mendarat, mereka dibawa ke rumah kepala desa untuk beristirahat.

“Selanjutnya nahkoda dan ABK dibawa ke rumah Kepala Desa Pasar Seluma dan direncanakan akan dijemput oleh Agen Kapal sekitar pukul 13.00 siang,” jelasya.

Tidak ada korban jiwa akibat dari peristiwa kapal yang terdampar tersebut. Kondisi seluruh awak kapal dalam kondisi sehat, dan langsung kembali ke daerah asalnya untuk kembali bertugas. [IT2006]