PedomanBengkulu.com, Lebong – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Bupati Lebong Kopli Ansori, melaksanakan penandatanganan kesepakatan awal, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lebong tahun 2021- 2026. Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Lebong Carles Ronsen didampingi Waka I DPRD Lebong Dedi Hariyanto dan diikuti sejumlah anggota DPRD Lebong. Kemudian dari Pihak eksekutif, dipimpin langsung Bupati Lebong Kopli Ansori didampingi Sekda Lebong Mustarani Abidin dan jajaran Pemkab Lebong lainnya. Bertempat diruang rapat internal DPRD Lebong, Selasa (04/05/2021).

“Perlu kami sampaikan bahwa konsep perencanaan pembangunan yang kami rumuskan kedepan adalah APBD pro rakyat. Dalam artian, komposisi belanja untuk rakyat akan lebih besar dibandingkan dengan belanja aparatur pemerintah,” beber Kopli Ansori dihadapan Pimpinan dan anggota DPRD Lebong Selasa (04/05/2021) siang.

Dilanjutkan Kopli, RPJMD merupakan penjabaran dari visi dan misi kepala daerah. Dimana visi mereka “mewujudkan masyarakat Lebong yang bahagia dan sejahtera”. Kemudian misi mereka dituangkan dalam 5 program prioritas. Tentunya program-program tersebut tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa dukungan dari DPRD Kabupaten Lebong. Untuk itu pihaknya memohon dukungan sepenuhnya dalam pelaksanaan program-program tersebut. Agar nantinya dapat berdampak kepada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lebong.

“Karena pada dasarnya sesuai dengan undang-undang 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan, disebutkan bahwa pemerintah daerah adalah Kepala daerah dengan DPRD. Sehingga keberhasilan daerah adalah keberhasilan kita bersama. Begitu pun sebaliknya. Semoga apa yang telah kita rumuskan dan sepakati ini, akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat menuju Lebong bahagia dan sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Lebong Carles Ronsen usai rapat menyebutkan, setelah adanya kesepakatan antara DPRD dengan pihak eksekutif. Untuk pembahasan selanjutnya, DPRD Lebong menunggu hasil kesepakatan tersebut untuk dikoreksi oleh Gubernur Bengkulu. Kemudian DPRD Lebong akan menetapkan jadwal pembahasan RPJMD 2021-2026, bersama eksekutif melalui rapat Banmus DPRD Lebong.

“Kita tunggu hasil telaah dari Gubernur Bengkulu dulu, paling lambat 10 hari ke depan, setelah itu kita gelar rapat Banmus untuk penetapan jadwal pembahasan draf RPJMD tersebut,” sampai Carles Ronsen. [Supriyadi]

Adapun misi Bupati dan Wabup Lebong, yang dituangkan dalam program prioritas RPJMD Kabupaten Lebong 2021-2026, meliputi :

1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berbasis ekonomi kerakyatan, dengan program prioritas meliputi, pembinaan dan pemberdayaan UMKM, menyediakan akses permodalan bagi UMKM, menjamin ketersediaan pupuk bagi petani, melaksanakan tanam 2 kali di 6 kecamatan, membangun jalan usaha tani dan membangun jaringan irigasi.

2. meningkatkan kualitas sumber manusia yang produktif dam berwawasan global, dengan program prioritas, menyediakan jaminan kesehatan bagi warga miskin, beasiswa kedokteran, menyediakan jaminan pendidikan bagi warga miskin, meningkatkan kualitas SDM angkatan kerja dan pembangunan balai latihan kerja (BLK).

3. Meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, dengan program prioritas, fasilitasi pertambangan rakyat, pembangunan daerah di sesuaikan dengan pola ruang yang telah di tetapkan dalam RTRW dan pembangunan yang berwawasan lingkungan.

4. Meningkatkan ketersediaan, kuantitas dan kualitas serta aksesibilitas infrastruktur wilayah, dengan program prioritas, pembangunan sarana dan prasarana air bersih, rehab rumah tidak layak huni, pembangunan sanitasi pembangunan jalan dan jembatan pedesaaan.

5. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Dengan program prioritas meliputi, membangun pemerintahan yang berbasis teknologi, peningkatan pelayanan publik, membangun basis data terpadu guna penanggulanganan kemiskinan daerah dan peningkatan kualitas SDM aparatur pemerintah.