PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Penyekatan yang dilakukan Polres Rejang Lebong dalam rangka menindaklanjuti larangan mudik oleh pemerintah terus dilakukan. Upaya penyekatah jalan antar Provinsi di Perbatasan Curup Lubuk Linggau telah memaksa sebanyak 13 Mobil yang membawa 27 orang penumpang untuk putar balik.

Disampaikan Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno melalui Kasat Lantas Iptu AAN Setiawan, pihaknya melakukan tindakan tegas tesebut sebagai penerapan larangan pemerintah guna menghindari terjadinya lonjakan penyebaran Covid 19 di wilayah Provinsi Bengkulu.

“Selama 3 hari ini sudah 13 Kenderaan Roda 4 yang kita minta putar bali yakni sebanyak 4 Kenderaan Pribadi dan 7 Mobil Travel yang membawa 27 orang Pemudik. Upaya paksa putar balik bagi pemudik ini akan terus kita lakukan sesuai dengan larangan pemerintah,” kata Kasat.

Ditambahkan Kasat, pihaknya mengimbau warga Rejang Lebong maupun warga yang hendak mudik ke Provinsi Bengkulu agar mendunda keingiannya.

“Kita sarankan agar tunda dulu mudik tahun ini. Jangan sampai karena memaksakan diri untuk Mudik akan menambah penyebaran Covid 19 dan kita kawatirkan akan menular kepada keluarga kita. Apalagi kita tahu bersama Pandemi Covid ini masih ada dan bahkan Varian baru Covid 19 ini semakin banyak,” kata Kasat

Ditambahkan Kasat, Penyekatan jalan lintas di wilayah Perbatasan Curup Lubuk Linggau masih terus dilaksanakan hingga 17 mei 2021.

“Seluruh kenderaan yang masuk kewilayah Rejang Lebong akan kita periksa selama 24 jam. Untuk pengawasan diperbatasana ini kita lakukan bersama sama yakni dari Personil Polres Rejang Lebong, Brimob, Kodim 0409/RL, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan tim Medis dari dinas Kesehatan Rejang Lebong,” pungkas Kasat. [Julkifli Sembiring]