PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara – Polsek Ketahun Polres Bengkulu Utara mengamankan SN (33) warga Desa Urai Kecamatan Ketahun yang menjadi pelaku tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur.

Kapolsek Ketahun Iptu Iptu Indro Witayuda Prawaira S.T.K.,S.I.K, menjelaskan, pelaku berhasil diamankan pada kemarin pagi di rumah keluarganya di Desa Pasar Pedati Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Pada bulan Mei kami menerima laporan dari ibu korban tentang adanya tindak pidana persetubuhan yang dilakukan oleh pelaku,” jelas Kapolsek, Kamis (6/5/2021).

Lanjut Kapolsek, pelaku melancarkan aksinya dengan cara mengajak korban ketempat yang aman kemudian merayu korban untuk melakukan tindakan persetubuhan.

“Karena bujuk rayu pelaku, korban akhirnya mau melakukan tindakan persetubuhan. Setelah kejadian beberapa bulan kemudian korban menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada ibunya dan kemudian selanjutnya ibu korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ketahun,” lanjutnya.

Pelaku melakukan aksi tersebut dari bulan Februari dan dilakukan dilokasi yang berbeda.

“Akibat perbuatannya tersangka dikenakan pasal tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 ayat (2) sub pasal 82 ayat (1) JO pasal 76 E UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dengan denda paling banyak Rp. 5 Miliar,” pungkasnya. [Sugeng]