PedomanBengkulu.com, Seluma – Sekolah khususnya SMP dan SD sederajat di Kabupaten Seluma, telah melaksanakan pembelajaran tatap muka sejak awal maret lalu. Sejak saat itu para pelajar mulai berdatangan ke sekolah untuk mendapat ilmu, dan juga diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Meski jalannya kegiatan belajar mengajar (KBM) belum sepenuhnya berjalan seperti biasa, akan tetapi pelaksanannya dinilai lebih efektif.

Kabid SMP Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma, Sukiman menyatakan, sekolah terus mewaspadai terhadap adanya penularan Covid-19 yang terjadi di Sekolah. Khususnya dari daerah yang merupakan zona rawan penularan.

“Sampai saat ini masih terus berjalan, dan Alhamdulillah belum ada kendala yang berarti, hanya saja sekolah tetap selalu waspada terhadap potensi penularan di daerah masing masing, contohnya seperti di daerah Sukaraja yang harus mengantisipasi penularan dari daerah Betungan, Kota Bengkulu,” jelasnya (10/6/2021).

Ia juga tidak henti hentinya mengingatkan para sekolah, agar mengawasi penerapan protokol kesehatan di sekolah dengan ketat.

“Sekolah memperketat penerapan protokol kesehatannya, siswa benar benar diawasi, jangan sampai ada yang melepas atau tidak mengenak masker,” jelasnya.

Sukiman juga menyatakan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas ini direncanakan berlanjut hingga ke tahun ajaran baru mendatang.

“Karena sudah berjalan, kemungkinan akan berlanjut ke tahun ajaran baru, karena untuk metode daring itu sendiri agak kesulitan diterapkan di Seluma, banyak yang tidak punya hp dan daerah yang tidak memiliki sinyal,” jelasnya. [IT2006]