PedomanBengkulu.com, Kota Bengkulu – Memperingati hari lanjut usia (Lansia) nasional, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Puskesmas Beringin Raya mengundang para lansia di Kota Bengkulu untuk menyukseskan vaksinasi para lansia yang bertempat di Puskesmas Beringin Raya, Kamis (3/6/2021).

Dalam kegiatan ini, Pemkot menargetkan vaksinasi para lansia di Kota Bengkulu mencapai persenan yang telah ditentukan yakni sebesar 70 persen. Hal ini disampaikan Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi didampingi Kadinkes Susilawaty, Kepala Puskesmas Beringin Raya Erlina Panca Putri.

“Hari ini momentum kita untuk mengajak para lansia menyukseskan vaksinasi. Alhamdulillah, menurut laporan vaksinasi lansia mengalami peningkatan yang signifikan mencapai 16,52 persen dan ini tertinggi antara kabupaten lainnya di Provinsi Bengkulu. Maka dari itu, melalui kegiatan ini, kita akan genjot vaksinasi untuk para lansia,” sampai Dedy.

Guna meyakinkan para lansia, Dedy membeberkan bahwa dirinya sudah divaksin dua kali dan tidak ada mengalami gejala atau efek samping yang terjadi di dalam dirinya.

“Vaksin ini tidak ada efek samping. Gunanya vaksin ini ialah untuk meningkatkan imun tubuh. Saya sudah dua kali vaksin, alhamdulillah tetap sehat dan tidak ada gejala apa-apa,” tuturnya.

Tambah Dedy, vaksinasi ialah upaya pemerintah dalam menekan angka penyebaran Covid-19 diberbagai daerah, khususnya Kota Bengkulu.

“Ini adalah upaya pemerintah untuk warganya melalui vaksinasi. Untuk saat ini, kita harus bersahabat dengan Covid-19. Karena menurut ilmu kesehatan virus ini akan ada beberapa tahun ke depan, makanya kita harus bersahabat dengan menerapkan prokes yang ketat seperti mencuci tangan, jaga jarak dan menggunakan masker,” tambahnya.

Menurut laporan, Kota Bengkulu sendiri di setiap kecamatan dan kelurahan semuanya zona kuning. “Kita turut senang setiap wilayah zona kuning, tetapi kita ingin seluruh wilayah di Kota Bengkulu menjadi zona hijau,” ungkap Dedy.

Penutup, Dedy menegaskan untuk para lansia agar tidak takut untuk vaksin dan meminta jangan mempercayai berita-berita hoaks yang bertebaran di media sosial akan bahaya vaksin. [Medi]