PedomanBengkulu.com – Kedzoliman para zionis Israel memang tidak akan pernah bisa terlupakan oleh setiap manusia di dunia. Sebab tindakan represif yang dilakukan, telah banyak melanggar norma-norma kemanusiaan. Sehingga telah banyak masyarakat bahkan Negara sekalipun mengecam tindakan yang dilakukan oleh para zionis Israel.

Sejak ketegangan memuncak pada malam ke 27 Ramadhan silam di Palestina tepatnya di Masjidil Aqsa, hingga mencuat di Gaza Palestina. Kejadian yang berlangsung selama 11 hari yang menyebabkan 281 orang meninggal dunia dan 8900 orang yang terluka, baik Wanita dan Anak Kecil menjadi korban kedzoliman para zionis Israel. Karena kejadian ini banyak Rakyat Bengkulu mengutuk dan mengecam atas apa yang dilakukan oleh para zionis Israel.

Karena dukungan masyarakat Bengkulu begitu kuat, termasuk para pemuda-pemuda yang tergabung dari Lintas Komunitas Bengkulu pada tanggal (07/06/21) di Masjid Muttaqin Bengkulu Tengah kemarin, mengambil tindakan untuk menyuarakan aspirasinya ke Publik. Mereka yang tergabung dalam sebuah gerakan KKIP (Komite Kemanusiaan Internasional Pembebesan Palestina) sebagai wadah gerakan civil society menyatakan sikap tegas terhadap para Zionis Israel.

Pernyataan sikap yang mereka lontarkan adalah :
1. Penjajahan Israel atas Palestina harus segera dihentikan
2. Israel harus bertanggung jawab atas segala bentuk penderitaan kerugian apapun yang menimpa Palestina hingga saat ini
3. Israel harus menyatakan mohon maaf kepada seluruh warga Palestina dan seluruh Umat Islam di dunia disertai dengan janji kepada umat Islam dan kepada rakyat Palestina untuk tidak melakukan tindakan appaun yang akan menjadikan kembalinya penjajahan Israel kepada Palestina
4. Menolak Israel sebagai negara yang sah serta menolak solusi Dua Negara (Two-State Solution) yang merugikan Palestina.
5. Palestina adalah sebuah negara berdaulat penuh dan harus dikembalikan keadaannya seperti sebelum 1948
6. Mengajak seluruh organisasi kemanusiaan dan berbagai elemen civil society dunia untuk bersinergi bergerak bersama dalam penghentian penjajahan Israel atas Palestina dalam agenda advokasi dan aksi-aksi kemanusiaan.
7. Memberikan kebebasan kepada rakyat Palestina dalam 5 aspek :
a. Membebaskan dari kelaparan dan kelangkaan pangan
b. Membebaskan dari ancaman kematian dan kurangnya fasilitas kesehatan
c. Membebaskan dari ancaman kehilangan pekerjaan dan lahan pertanian
d. Membebaskan untuk mendapat fasilitas pendidikan yang layak
e. Membebaskan dari penjajahan

“Dengan adanya pernyataan sikap ini, setidaknya kami telah menegaskan bahwa kami Masyarakat Bengkulu, perwakilan para pemuda Bengkulu, telah mengambil Posisi. Bahwa kami mendukung penuh Rakyat Palestina dan Mengutuk keras terhadap apa yang dilakukan oleh Zionis Israel. Karena mereka adalah Penjajah yang telah melanggar Hak Asasi Manusia. Dan kami disini, ingin menjalankan Konstitusi yang telah di buat oleh Para Founding Father Bangsa ini yang telah tertuang dalam pembukaan UUD 1945, bahwa penjajahan diatas dunia harus dihapuskan. Inilah salah satu dasar kami untuk bergerak dan tergabung dalam gerakan ini.” Pungkas Kaka, Perwakilan Lintas Risma Bengkulu.