PedomanBengkulu.com, Lebong – Bertempat di Aula Diskominfo SP Lebong Rabu (23/06/2021), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lebong menggelar Konferensi Kabupaten (Konferkab) ke II. Konferkab PWI dibuka langsung oleh Bupati Lebong Kopli Ansori didampingi Wabup Lebong Fahrurrozi tersebut, Muharista Delda, S.IP Jurnalis SKH Rakyat Bengkulu kembali terpilih, secara aklamasi sebagai Ketua PWI Lebong periode 2021-2024. Sementara untuk jabatan Sekretaris PWI Lebong berdasarkan hasil voting, diisi oleh Jurnalis BETV Dwi Nopianto, A.Md.

Dalam sambutannya, Muharista Delda mengajak seluruh anggota PWI Kabupaten Lebong, untuk bersama-sama membesarkan organisasi profesi wartawan dalam bendera PWI. Dirinya juga yakin rekan-rekan jurnalis yang tergabung di PWI dapat menjadi pelopor menuju pers profesional, beretika dan anti hoax. Selain itu, dukungan seluruh anggota sangat diperlukan, dalam memajukan dan membesarkan organisasi PWI Kabupaten Lebong kedepannya.

“Terima kasih atas amanah yang diberikan teman-teman semua, dukungan teman-teman sangat dibutuhkan agar organisasi ini bisa berjalan dan digerakkan secara bersama,” kata Aris.

Bupati Lebong Kopli Ansori saat membuka Konfercab juga berpesan, agar wartawan yang tergabung dalam PWI Lebong selalu kompak dalam membesarkan organisasi. Bahkan dirinya menyakini, peran jurnalis sangat dibutuhkan dalam mengawasi pembangunan daerah, agar tujuan dari pembangunan itu sendiri bisa tercapai dalam mensejahterakan masyarakat.

“Kritik dan saran dari rekan-rekan media sangat dibutuhkan. Karena itu kami mengajak seluruh anggota PWI, untuk bersinergi dalam mewujudkan Lebong bahagia dan sejahtera,” sampai Kopli Ansori.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Bengkulu Zacky Antoni, SH, MH yang menghadiri langsung Konfercab ke II PWI Lebong, menyampaikan ucapan selamat kepada ketua PWI Lebong terpilih dan juga mengucapkan selamat kepada seluruh anggota PWI Lebong yang masih bersemangat dalam membesarkan dan menjaga nama baik organisasi profesi di Kabupaten Lebong. Zacky juga meminta amanah yang sudah diberikan kepada pengurus, nantinya bisa dijalankan sebaik mungkin sebagai wadah profesi wartawan yang memang menjunjung kode Etik Jurnalistik secara profesional.

“Setiap jurnalis diwajibkan masuk dalam organisasi pers. Seusai Undang-Undang bebas memilih mau bergabung dimana. Tujuannya untuk melindungi jurnalis itu sendiri dalam menjalankan tugas profesi, pengembangan potensi jurnalis,” singkatnya. [Supriyadi]