Senator Muda Indonesia asal Bengkulu Hj Riri Damayanti John Latief

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Kasus Covid-19 di seluruh dunia telah mencapai lebih dari 186 juta kasus dan lebih dari 2,4 juta di Indonesia dengan jumlah yang terus bertambah setiap harinya hingga berdampak pada tatanan kehidupan masyarakat, terutama setelah diterapkannya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief mengapresiasi tingginya antusiasme warga Bengkulu terhadap vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah sebagai salah satu kunci mencegah kemungkinan terburuk ketika terpapar corona.

“Dari Polda saja berdasarkan data sistem online Polri sudah 50.000 lebih masyarakat yang mendapatkan vaksin. Ini bagus. Karena selain disiplin menerapkan prokes, pandemi bisa kalah dengan mempercepat program vaksinasi. Mudah-mudahan semua warga Bengkulu tetap sehat,” kata Hj Riri Damayanti John Latief, Jumat (16/7/2021).

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini menjelaskan, saat ini belum ada yang berani memastikan kapan mata rantai penyebaran covid-19 putus dan wabah corona berakhir sehingga upaya serius dari semua pihak untuk menyukseskan vaksinasi sangat diperlukan.

“Terus terang saya kaget membaca rilis WHO mengenai varian-varian virus baru yang dilaporkan lebih mudah menular dan lebih mematikan. Semoga semua ilmuwan Allah mudahkan untuk menemukan vaksinasi yang baik dan ampuh yang bisa melawan semua varian-varian virus baru yang dilaporkan terus berkembang,” do’a Hj Riri Damayanti John Latief.

Alumni Magister Manajemen Universitas Bengkulu ini setuju dengan langkah pemerintah dalam menyikapi kontroversi seputar vaksin berbayar karena sasaran vaksinasi masih belum mencapai target yang diperlukan dalam membangun sistem kekebalan masyarakat.

“Kondisi ekonomi belum cocok untuk menerapkan vaksin berbayar, sementara target vaksinasi belum tercapai. Saat ini saja kelangkaan oksigen masih mengancam karena penggunaannya berbayar. Vaksinasi harus jadi program bantuan untuk masyarakat, gratis,” demikian Hj Riri Damayanti John Latief.

Dalam mensukseskan vaksin covid-19, Polda Bengkulu dan Polres serta jajarannya membuka banyak gerai vaksin yang dilakukan Biddokes Polda Bengkulu dengan pendaftaran secara online.

Caranya mudah, cukup dengan mengisi formulir di https://forms.gle/Wgyjd4sCqwmxtrXr6 atau masuk ke link atau scan pada barcode yang telah disosialisasikan. [Muhammad Qolbi]

Adapun syarat dan ketentuan vaksin covid-19 :

1. Usia minimal 18 Tahun, Khusus usia 12-17 tahun di sarankan melaksanakan vaksinasi di Puskesmas atau rumah sakit terdekat;

2. Memiliki NIK yang tercantum pada KTP/KK/BPJS;

3. Pelayanan dilaksanakan pada hari Senin-Jumat Pukul 08.00 WIB sd 12.00 WIB;

4. Jadwal vaksinasi akan otomatis di dapat H+ 1 setelah berhasil mendaftar ( kecuali mendaftar di hari jumat akan mendapat jadwal vaksinasi di hari Senin);

5. Memakai masker selama kegiatan, membawa hand sanitizer, menjaga jarak dan tetap mematuhi protokol kesehatan;

6. Membawa form kartu kendali dan Inform Concent yang di dapat di Fotocopy depan Klinik Biddokkes;

7. Follow IG @biddokkes_polda_bengkulu atau fb @biddokkes_polda_bengkulu untuk mendapat informasi jadwal setiap harinya.