PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Varian baru virus corona menembus batas-batas pertahanan masyarakat Indonesia hingga membuat pelayanan kesehatan mayoritas rumah sakit kewalahan, terutama untuk memenuhi kebutuhan fasilitas medis yang dibutuhkan seperti oksigen dan ruang perawatan yang memadai.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief mengutarakan, semangat gotong royong sebagaimana yang ditunjukkan masyarakat nusantara di awal pandemi covid-19 kembali dibutuhkan di era Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan saat ini.

“Saya mendengar laporan Satgas Covid di Bengkulu lonjakan kasus begitu pesat dalam beberapa pekan terakhir. Pernah sampai 1.439 orang dalam sepekan. Mari tingkatkan kerjasama dengan pemerintah, semua harus bersatu padu, gotong royong menyelamatkan nafas masyarakat,” kata Hj Riri Damayanti John Latief, Kamis (15/7/2021).

Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma, Manna, Kaur (SEMAKU) ini mengimbau agar seluruh putra putri bangsa bersatu, tidak terprovokasi dengan upaya pecah belah dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Saya minta kepada kementerian terkait agar ketersediaan alat-alat medis seperti tabung oksigen yang menjadi kebutuhan pokok di masa pandemi di setiap daerah dimonitor betul-betul dan bantu daerah yang mengalami kondisi darurat,” tandas Hj Riri Damayanti John Latief.

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini mengapresiasi langkah kepala daerah yang berani menerapkan PPKM untuk mencegah penyebaran virus corona setelah mendengar kondisi nyata di lapangan dari perangkat camat, lurah, kepala desa hingga kepala dusun dan RT/RW.

“Apapun yang menjadi masalah tetap tabah dan berprasangka baik sama Allah. Jangan sampai dimanfaatkan untuk memecehah belah persatuan. Di Jakarta gerakan tolong menolong dan gotong royong mengatasi pandemi telah bergerak, mudah-mudahan semangatnya bisa menular ke daerah-daerah lain,” harap Hj Riri Damayanti John Latief.

Kakak Pembina Duta Generasi Berencana (GenRe) BKKBN Provinsi Bengkulu menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh petugas medis di Indonesia yang telah mengorbankan pikiran dan perasaannya dalam upaya mengatasi dan mengobati para pasien yang terpapar wabah.

“Saya salut melihat petugas-petugas medis yang kini tengah berjibaku memberikan perawatan kepada pasien covid-19 di seluruh tanah air. Seluruh permasalahan yang mereka hadapi harus segera ada solusi,” demikian Hj Riri Damayanti John Latief.

Berdasarkan data Pemerintah, dalam 24 jam terakhir Rabu (14/7/2021) pukul 12.00 WIB, kasus corona masih meningkat. Kasus positif dikonfirmasi berdasarkan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Bengkulu terdapat 12.592 pasien positif, 10.018 sembuh dan 253 meninggal dunia. [Muhammad Qolbi]