Kapolsek Rimbo Pengadang saat menemui korban Bullying

PedomanBengkulu.com, Lebong – Viralnya video aksi perundungan (Bullying) Media sosial (Medsos), langsung mendapat sorotan khusus pihak kepolisian setempat. Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur langsung memerintahkan jajaran Polsek Rimbo Pengadang untuk melakukan penelusuran. Benar saja, dari hasil penelusuran pihak kepolisian yang dipimpin Kapolsek Rimbo Pengadang IPDA M Hasan Basri, diketahui bahwa pelaku dan korban merupakan sama-sama anak masih dibawah umur dan masih berstatus pelajar SMP. Atas kejadian tersebut, pelaku Bullying bakal diberikan pembinaan dan Rabu (4/8/2021), keluarga kedua belah pihak akan dipanggil untuk dilakukan pembinaan dan mediasi di Mapolsek Rimbo Pengadang.

Korban berinisial FA (14) pelajar kelas 8 SMP warga Desa Suka Negeri. Sedangkan Pelaku berinisial SRK (15) pelajar kelas 9 SMP warga Kelurahan Topos dan rekannya perekam Video berinisial AR (15) pelajar kelas 9 SMP warga Desa Suka Negeri Kecamatan Topos.

“Indentitas korban dan pelaku sudah berhasil ditemukan, dari laporan yang saya terima, besok pelaku dan korban termasuk orang tua mereka akan dikumpulkan di Mapolsek Rimbo Pengadang untuk di mediasi,” ungkap Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur kepada PedomanBengkulu.com Selasa (3/8/2021) sore.

Baca: Viral, Video Remaja Lakukan Aksi Bullying Memancing Emosi Netizen 

Dikatakan Kapolres Ichsan, kronologi kejadian sendiri terjadi pada 26 Juli 2021 lalu, saat itu sekitar pukul 13,00 WIB korban akan pulang kerumahnya di Desa Suka Negeri dari selesai mengerjakan tugas sekolah. Namun setibanya didepan SMAN 4 Lebong, korban bertemu diduga pelaku dengan temannya pembuat Vidio.

Saat itu pelaku dan temannya meminta Rokok pada korban dan dijawab korban tidak merokok dan tidak ada rokok. Kemudian korban dimintai Uang dan dijawab tidak ada uang, yang akhirnya terjadilah Bullying oleh pelaku, akhirnya korban memberikan uang sebesar Rp. 2.500 dan setelah itu pelaku pergi meninggalkan Korban.

“Setelah kejadian korban mengalami keluar darah dari hidung, serta mengalami muntah dan kepala pusing. Namun sudah diantar Kapolsek Rimbo Pengadang periksa ke Puskesmas Topos, hasil pemeriksaan korban dalam kondisi sehat,” kata Kapolres Ichsan.

Atas kejadian vidio viral tersebut, lanjut Ichsan, dipimpin Kapolsek Rimbo Pengadang sudah menelusuri, dengan mendatangi pihak sekolah dan datang ke rumah korban dan juga rumah diduga pelaku. Untuk pelaku masih berada di kebun bersama orang tuanya. Sudah dilakukan komunikasi, dalam perjalanan pulang kerumah.

“Besok dikumpulkan, kita juga ingin ketemu dengan orang tua pelaku, karena aksinya sudah seperti film-film. Harus diberikan pembinaan, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” pungkas Ichsan.[Supriyadi]