PedomanBengkulu.com, Lebong – Video aksi perundungan (Bullying) yang menimpa satu remaja yang diduga masih berstatus pelajar viral di media sosial. Dalam video yang berdurasi 2.44 menit tersebut, terlihat lokasi kejadian seperti lingkungan salah satu sekolah. Belum diketahui pasti indentitas pelaku maupun korban bullying dalam video, yang tampak sengaja direkam oleh rekan pelaku. Beredarnya video ini, memancing emosi sejumlah netizen yang ikut emosi melihat aksi tersebut.

Video aksi bullying yang beredar di aplikasi Facebook dan grup WhatsApp itu mendapat respon dari para netizen. Pasalnya, dalam video tersebut menunjukan adanya tindakan yang kurang terpuji terhadap korban. Dalam video, korban hanya bisa terdiam dan menangis dengan apa yang menimpanya. terlihat korban yang tidak menerima tantangan pelaku dan hanya bisa menunduk dan menerima pukulan dan tendangan dari pelaku.

Berdasarkan penelusuran dijejaring media sosial Facebook, dalam beberapa komentar netizen menyebutkan bahwa kejadian tersebut, terjadi di wilayah Kecamatan Topos yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Rimbo Pengadang. Bahkan ada netizen yang menyebutkan bahwa kejadian itu terjadi di salah satu sekolah tingkat SMA.

Ketika dikonfirmasi Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur mengatakan, ketika mendapatkan informasi aksi perundungan tersebut, dirinya juga mengatakan sudah langsung memerintahkan jajaran Polsek Rimbo Pengadang. Untuk menelusuri dan memastikan, apakah kejadian itu benar di Kecamatan Topos atau bukannya.

“Sudah saya perintahkan Kapolsek dan jajaran Polsek Rimbo Pengadang untuk menelusurinya,” singkat Kapolres Ichsan kepada PedomanBengkulu.com Selasa (3/8/2021) pagi.[Supriyadi]